"Artinya setiap bank ini akan memiliki porsi yang berbeda, bukan sama. Yang sudah 45%, tetap harusnya lebih naik lagi. Yang 30% juga masih harus dinaikkan, dan yang masih 4%, tetap harus naik lagi dengan mengukur kekuatan masing-masing dan tidak mengganggu operasi mereka. Bank ini harus tetap sehat dan harus untung, memberikan kontribusi kepada pemegang saham, dan memberikan realisasi visi pemerintah, terutama dalam penyaluran KUR yang jumlahnya angka terakhir targetnya Rp 285 triliun di 2021" tegas Wimboh.
OJK melakukan banyak hal, di antaranya hari ini mengadakan UMKM Toba Vaganza di dua tempat, yakni di Kabupaten Simalungun dan di Kota Medan. Kegiatan ini melibatkan 80 UMKM binaan OJK dan juga Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta 20 klaster penerima KUR klaster.
(Feby Novalius)