JAKARTA – Semangat Kartini hari ini hidup dalam langkah sederhana seorang perempuan yang terus berjuang di segala kondisi, termasuk dalam keterbatasan. Perempuan masa kini tidak hanya berani bermimpi, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk mengubah hidupnya, anak, dan juga keluarganya agar menjadi lebih baik.
Kisah nyata itu diwujudkan melalui Dewi Priyanti, perempuan asal Solo yang merantau ke Jakarta demi mengubah nasib. Memulai dari nol sebagai penjaga warung kecil, ia menjalani hari-hari dengan penuh keyakinan yang selalu ia sampaikan dalam setiap doanya.
Di tengah perjalanannya, ia bertemu dengan seorang “kakak seragam putih biru” yang ternyata datang dari Permodalan Nasional Madani (PNM), sebuah lembaga keuangan plat merah yang berfokus menyejahterakan masyarakat prasejahtera melalui usaha ultra mikro.
Berbekal kemampuan memasak, Dewi perlahan membangun usahanya dari warung sederhana. Ia mulai menambah variasi menu, melayani pelanggan dengan sepenuh hati, dan terus belajar dari pengalaman.
Kesempatan berkembang semakin terbuka ketika ia bergabung dengan PNM Mekaar. Dari pembiayaan awal sebesar 2 juta yang kini berkembang hingga 10 juta, usahanya menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Namun lebih dari itu, keberanian dan konsistensinya menjadi kunci utama dalam perjalanan tersebut.