Sementara tahap II akan dimulai September 2022 atau 1 bulan sejak tahap I selesai dan akan rampung pada Desember 2022. Selanjutnya sekitar 38,29% digunakan untuk pembelian dan instalasi mesin produksi dari pihak ketiga yaitu Yangjiang Wenva Yuandong Industry Co. Ltd.
Meski akan difungsikan pada pabrik baru senilai Rp 30,60 miliar yang pengadaannya dimulai 2 bulan setelah dana IPO diterima dan akan dilakukan bertahap hingga Juni 2023. Sisanya 8,02% dari dana IPO akan digunakan untuk keperluan modal kerja seperti pembelian bahan baku produksi.
(Feby Novalius)