JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap alasannya merevitalisasi Gedung Sarinah Thamrin yang rencananya bakal dibuka pada Maret 2022.
Dalam Sarinah Jakarta Content Week 2021 (Sarinah Jaktent) di Gedung Sarinah yang digelar pada 1-12 Desember 2021, Erick membeberkan persiapan dan rencana guna dari renovasi gedung Sarinah yang lama.
Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Sigit Muhartono Jadi Dirut Perikanan Indonesia
Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan karena presiden pertama Indonesia, Soekarno, menggagas Sarinah untuk mengangkat ekonomi kerakyatan sebagai local brand. "Ini 'kan sejarah yang hampir terlupakan, intisarinya ada," kata Erick seperti dibagikan lewat akun Instagram resminya, dilansir pada Sabtu (11/12/2021).
Menurut Menteri BUMN itu, gagasan fungsi Sarinah yang akan dikembangkan terhalang oleh infrastrukturnya yang tua. Oleh sebab itu, gedung ini dibangun ulang.
Baca Juga: Dirut AP I Keluhkan Bunga Utang Rp1,5 Triliun
"Sarinah ini juga kita jadikan multi-platform storytelling. Ada brand Sarinah-nya, tapi ada turunan jadi local brand-nya," tambah Menteri BUMN.
Erick juga mengungkap, Sarinah juga akan memiliki kaitan dengan story atau literasi, serta berbagai hal yang ke depannya bakal dikembangkan.
Sebelumnya, Gedung Sarinah yang "baru" direncanakan untuk dibuka pada Agustus lalu. Namun, terjadi berbagai kendala seperti pandemi Covid-19 dan kendala lainnya.
Sebab itu, gedung ini dilanjutkan bangun ulang dan akan dibuka setelah renovasinya selesai pada Maret 2022 mendatang.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)