Proyek Strategis Nasional Ciptakan 11 Juta Tenaga Kerja di Tengah Pandemi Covid-19

Indra Purnomo, Jurnalis
Rabu 15 Desember 2021 12:32 WIB
Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)
Share :

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pandemi Covid-19 dan variannya masih menjadi tantangan bagi perekonomian global dalam jangka pendek. Sementara itu isu perubahan iklim, krisis energi masih menjadi tantangan ekonomi global.

Menurutnys ekonomi global dapat pulih, namun tumbuh terbatas akibat pandemi. Di mana volume perdagangan juga meningkat di tengah krisis energi. Sedangkan harga komoditas juga terus meningkat termasuk komoditas energi.

Baca Juga: Menko Airlangga: Penanganan Covid-19 RI Diapresiasi Lembaga Internasional

"Pemerintah para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat terus bahu membahu untuk mengendalikan Covid-19 dengan upaya pemulihan enomomi nasional. Kita patut bersyukur sampai dengan hari ini pandemi dapat dikendalikan meskipun kita menyadari dinamika ke depan masih menjadi tantangan yang perlu diantisipasi dengan baik," ujar Airlangga, Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Airlangga menjelaskan, bahwa keberadaan Proyek Strategis Nasional (PSN) telah terbukti meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga: Menko Airlangga: Pemerintah Tingkatkan Kemampuan Produksi Vaksin Covid-19

"Di tengah keadaan pandemi Proyek Strategis Nasional yang sudah selesai menciptakan lebih dari 11 juta tenaga kerja baik langsung maupun tidak langsung," jelasnya.

Selain itu, lanjut Airlangga, investasi pembangunan PSN di berbagai sektor memiliki manfaat terhadap perkembangan wilayah dan perekonomian daerah, serta nilai tambah industri.

"Di sisi lain kita berharap penyelesaian PSN dapat menimbulkan multiplier effect secara sosial dan ekonomi yang akan terus bertambah seiring percepatan penyelesaian proyek strategis ke depan," katanya.

PSN yang tersebar di berbagai wilayah juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur secara langsung dan mengurangi kesenjangan pertumbuhan pendapatan per kapita dan kesenjangan antar daerah secara jangka panjang.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya