Sementara itu, Presiden Jokowi menekankan jumlah keterimaan rumah sakit atau BOR, program vaksinasi di daerah dan antisipasi lainnya.
“Kita bisa mengambil langkah yang lebih terukur, semua berdasarkan data di lapangan dan masukan dari berbagai ahli di Bidangnya khususnya epidemiology dan doktor” pungkasnya.
(Taufik Fajar)