Dwi melanjutkan, harga minyak dunia ke depan masih berada di garis decline, seiring dengan isu-isu energi terbarukan dan portofolio perusahaan yang mulai menggarap proyek energi terbarukan.
"Di Indonesia sendiri kebutuhan minyak masih besar, meskipun dari sisi bauran ini minyak akan ditekan dari 29% menjadi 20% di 2025," ujarnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)