"Kami sudah menampung 4 orang hutan besar, satu sudah meninggal karena sakit, 3 mungkin bulan depan kami akan lepas di suatu tempat di Tanjung Buaya, dan di tempat kita ada 50 ekor buaya," lanjutnya.
Di juga berencana untuk menampung setidaknya 80 ekor orang utan yang di kirim dari sejumlah kebun binatang beberaba negara Eropa.
"Mereka sudah kenal dan percaya kita untuk memberikan tempat yang bagus untuk menampung orang utan tesebut," kata Hashim.
Menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah kebanggaan untuk bangsa Indonesia kepada tamu-tamu dari negara asing ketika berkunjung ke IKN.
"Ini sudah direncanakan sejak jauh sebelum adanya rencana pemindahan ibu kota, alhamdulillah ada ibu kota baru di sebelah pusat suaka orang utan kita, nanti bisa dikunjungi oleh tamu negara, tamu asing, mereka bisa lihat aset bangsa Indonesia ini yang luar biasa ini," bebernya.
(Dani Jumadil Akhir)