"Karenanya, kami menuntut Ida Fauziah berhenti mengeluarkan kebijakan yang menyengsarakan buruh dan keluarganya. Cabut permenaker tersebut atau ya seperti biasa kami akan melakukan aksi - aksi mobilisasi massa maupun aksi online (aksi offline dan online),” ungkapnya.
“Lebih baik Ida Fauziah mundur bila tidak bisa melindungi pekerja. Contohlah SK Trimurti, Menteri Perburuhan pertama yang betul - betul berpihak pada buruh," pungkas Dian.
(Taufik Fajar)