JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan bahwa produsen minyak goreng memproduksi. Hal ini terkait masalah bahan baku minyak goreng.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, kalau ada keterhambatan dari pihak produsen.
"Ini masalahnya ada di pasokan. Produsennya belum siap memproduksi minyak goreng," katanya.
Sementara itu, Produsen minyak goreng Wilmar buka suara soal stok yang menipis.
"Tujuannya baik, untuk rakyat. Berapa yang Pemerintah minta segitu kita buat. Bahkan kita tingkatkan. Wilmar memproduksi minyak goreng di atas permintaan dari pemerintah untuk menjamin stok tetap ada," jelas Komisaris Utama Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor kepada media, Jakarta.
Pihaknya menegaskan kalau stok yang diproduksi sudah sesuai dari yang dianjurkan pemerintah.
Baca Selengkapnya: Minyak Goreng Masih Mahal dan Langka, Salah Produsen atau Distributor?
(Feby Novalius)