"Kedepannya, hilirisasi sumber daya mineral juga akan menguntungkan transisi menuju ekonomi yang lebih hijau, mengingat produk industri hilirisasi seperti nikel merupakan masukan utama untuk produk yang mendukung transisi hijau," ungkap dia.
Dia mengatakan, alasan agenda hilirisasi sumber daya mineral terus dikedepankan karena potensinya yang besar. Beberapa potensi tersebut antara lain Indonesia yang besar wakaf, komitmen kuat pemerintah dengan menyediakan sejumlah besar insentif, dan potensi permintaan produk industri hilir, mulai dari kendaraan listrik (EV) hingga produk energi hijau.
(Taufik Fajar)