Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari 2022 terhadap bulan sebelumnya terjadi penurunan pada barang konsumsi USD911,6 juta (36,60%), bahan baku/penolong USD1.774,0 juta (11,35%), dan barang modal USD435,2 juta (13,45%).
"Neraca perdagangan Indonesia Januari 2022 mengalami surplus USD0,93 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas USD2,26 miliar. Sedangkan di sektor migas terjadi defisit USD1,33 miliar," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)