Oleh karena itu, Ridwan Kamil memandang momentum Presidensi G20 dapat menjadi ajang bagi Indonesia untuk merumuskan kebijakan ekonomi hijau. Namun, menurutnya, hal tersebut harus diiringi dengan kebijakan konkret.
“Pertanyannya, political will-nya mau apa engga? Dalam UU energi terbarukan kita hanya menargetkan 30% di tahun sekian. Jadi bukan tidak ada resourcesnya, tapi kemauannya,” tegasnya,
(Feby Novalius)