5. Jadi Peluang Ekspor untuk RI?
Indonesia disebut bisa memanfaatkan peluang ekspor sejumlah komoditas ke sejumlah negara yang pasokannya terhenti akibat perang Rusia-Ukraina.
Di tengah konflik ini, Indonesia dinilai dapat memanfaatkan kesempatan mengekspor sejumlah komoditas.
Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri mengingatkan, peluang ini bisa diambil namun harus memperhatikan sejumlah hal.
"Di satu sisi, ini jadi peluang ekspor Indonesia, tapi kan kita butuh juga. Seperti batu bara, Januari kemarin moratorium ekspor, dikhawatirkan ini akan menimbulkan kelangkaan energi," ujar Yose dalam IDX Channel Market Review, Jumat (4/3/2022).
6. Harga Batu Bara Merosot Tajam
Harga batu bara dunia mengalami koreksi cukup signifikan, setelah reli beruntun dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data pasar ICE Newcastle, Jumat (4/3/2022) hingga pukul 13:54 WIB, harga batu bara kontrak Maret 2022 merosot -15,91% di USD370 per ton, setelah sempat menyentuh pucuknya di USD440 per ton.
Kontrak batu bara April 2022 turun -19,63% di USD358,45 per ton, kendati sempat berada di level USD446 per ton. Kontrak batu bara Mei 2022 merosot -19,63% di USD345,45 per ton.
Kenaikan harga komoditas energi mulai batu bara, minyak, dan gas, mendapat dorongan dari agresi militer Rusia ke Ukraina.
Serangan telah memasuki minggu kedua. Konflik keduanya dinilai bakal terus mengganggu aliran bahan baku global.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)