Mendag Ungkap Tantangan di 2022, Soroti Kenaikan Harga Pangan hingga Perang Rusia-Ukraina

Antara, Jurnalis
Kamis 10 Maret 2022 15:30 WIB
Mendag soroti tahun 2022 lebih menantang dibanding 2021. (Foto: Kemendag)
Share :

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memprediksi tahun 2022 akan lebih menantang dibandingkan 2021 karena mulainya pemulihan terhadap ekonomi baru.

"Tahun 2021, walaupun kita masih di tengah Covid-19, kita melewatinya dengan baik. Sebagian besar kegiatan ekonomi menurun, tapi semua harga bisa kita lalui dengan stabil. Inflasi berjalan dengan baik. NTP Petani juga naik baik. Ini merupakan hasil yang baik," ujar Lutfi pada rapat kerja Kemendag yang ditayangkan virtual, Kamis (10/3/2022).

Lutfi menjelaskan kalau 2022 akan menjadi kebalikannya dari 2021.

 BACA JUGA:Bertemu dengan Menteri Perdagangan Internasional Inggris, Anies Bahas Kerjasama Transportasi

Hal itu karena index harga makanan Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) naik sejak Februari 2022.

"Index sudah naik 140,7 poin atau naik 20,7 persen dibandingkan tahun lalu. Dan ini angka tertinggi sejak 2011, di mana saat itu terjadi juga supercycle ekonomi seperti baru ini, namun kenaikannya hanya 137,6 poin," jelasnya.

Dia juga mencatat indikator yang mengalami kenaikan, seperti harga minyak nabati yang naik 201,7 poin atau naik hampir 27 persen awal tahun 2022 dibandingkan tahun sebelumnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya