2. Pembangunan Diminta Tidak Mengorbankan Alam
Pada kesempatannya, Basuki juga berpesan agar pembangunan infrastruktur tidak mengorbankan alam atau pembangunan yang merusak alam.
Penyesuaian letak geografis menjadi hal yang penting dalam sebuah pembangunan infrastruktur.
"Yang penting adalah selalu dijaga keserasian jalan tol ini dengan lingkungan, kita akan membangun sekuat tenaga untuk terus tetap menjaga lingkungan hidup," ucapnya.
"Saya akan pantau betul, pembangunan bakal dimulai tahun 2022, kau yang memulai, kau yang mengakhiri, karena seusai arahan presiden pembangunan sebisanya akan diselesaikan pada tahun 2024, jadi saya akan pantau betul," pungkasnya.
BACA JUGA:Tol Gilimanuk-Mengwi Dibangun Dilengkapi Jalur Sepeda, Pertama di RI!
3. Dibangun Jadi 3 Seksi
Jalan tol ini akan dibagi menjadi tiga seksi. Seksi I menghubungkan Gilimanuk dengan Pekutatan sepanjang 54 kilometer.
Seksi II sepanjang 23 kilometer menghubungkan Pekutatan dan Soka. Seksi III sepanjang 18,9 kilometer menghubungkan Soka dan Mengwi.