Dirut Krakatau Steel: Di Masa Lalu Bikin Utang, Sekarang Bayar Utang

Athika Rahma, Jurnalis
Kamis 31 Maret 2022 15:44 WIB
Krakatau Steel. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim membeberkan bukti perbaikan kinerja keuangan Krakatau Steel dalam dua tahun terakhir.

Menurutnya, hingga kini, Krakatau Steel telah membayar utang tranche A, tranche B dan Commerzbank sebesar Rp3,3 triliun. Padahal, utang bumn ini mencapai Rp35 triliun.

"Kita sudah bayar utang Rp3,3 triliun. Jadi di masa lalu bikin utang, sekarang banyak utang," ujar Silmy dalam HIPMI Digital Fest Part 2, Kamis (31/3/2022).

 BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi Proyek Krakatau Steel, Kejagung Periksa 4 Pejabat

Silmy mengatakan, pada satu tahun pertama memimpin Krakatau Steel, dirinya melakukan restrukturisasi perusahaan secara masif.

Pada tahun ke-2, hasil dari penyehatan keuangan perusahaan terlihat dan pada tahun ke-3, kinerja keuangan Krakatau Steel mencatat pertumbuhan positif.

Hingga November 2021, emiten baja pelat merah tersebut mencetak laba Rp1,06 triliun.

Lalu, pendapatan perseroan menjadi Rp 30 triliun, naik 66,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Sekarang sedang diaudit (laporan keuangan), mungkin 1-2 hari selesai," ucapnya.

 BACA JUGA:Sosok Dirut Krakatau Steel yang Diusir DPR, Punya Harta Rp189 Miliar

Silmy optimis, tahun ini perusahaan akan tumbuh lebih positif seiring dengan banyaknya aksi korporasi yang akan dilakukan nanti.

Selain itu, biaya operasi perusahaan turun 47% dari Rp4 triliun turun menjadi Rp 1,7 triliun.

Produksi baja Krakatau Steel juga mengalami kenaikan signifikan.

Produksi Hot Rolled Coil (HRC) naik jadi 2,13 juta ton, demikian pula produksi Cold Rolled Coil (CRC) naik jadi 617 ribu ton.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya