Harga Minyak Naik ke USD105 per Barel, Pasar Waspadai Pelepasan Cadangan AS

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis
Senin 04 April 2022 14:19 WIB
Harga minyak dunia naik hari ini. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Harga minyak mentah mengalami kenaikan pada perdagangan Senin siang (4/4/2022). Data ICE Newcastle menunjukkan harga minyak Brent Juni 2022 naik 0,63% di USD105,05 per barel, sementara Brent Juli 2022 tumbuh 0,72% di USD103,56 per barel.

Sementara West Texas Intermediate (WTI) Mei 2022 menguat 0,46% di USD99,73 per barel, sedangkan WTI Juni 2022 menanjak 0,58% di USD98,47 per barel.

Pasar komoditas minyak masih memantau kabar pelepasan cadangan minyak strategis Amerika Serikat di pasar.

 BACA JUGA:BLT Minyak Goreng Rp300 Ribu Cair, Ini Kriteria Penerimanya!

Sementara perkembangan terbaru ihwal konflik di wilayah produsen Arab Saudi telah menemui babak baru.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sedang membantu menengahi gencatan senjata antara koalisi pimpinan Arab Saudi dan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran.

Belakangan ini, fasilitas minyak Saudi mendapat serangan oleh Houthi dalam konflik tersebut.

Hal ini menambah kekhawatiran sisi pasokan pasar, sekaligus meningkatkan ekspektasi stok minyak global akan semakin ketat.

"Ini adalah ancaman untuk mengisi kembali, dan gencatan senjata akan mengurangi ancaman itu terhadap pasokan," kata analis Price Futures Group Phil Flynn, dilansir Reuters, Senin (4/4/2022).

Produksi kondensat minyak dan gas Saudi turun menjadi 11,01 juta barel per hari (bph) pada Maret, dari output rata-rata 11,08 juta barel per hari pada Februari.

 BACA JUGA:Bawa Minyak dari Rusia, Kapal Tanker Pertamina Dikepung Aktivis Greenpeace! Ini Kronologinya

Harga minyak anjlok sekitar 13% pada pekan sebelumnya setelah AS mengumumkan rencana untuk melepaskan hingga 1 juta barel per hari minyak dari Cadangan Minyak Strategis (SPR) mereka selama enam bulan mulai Mei 2022.

"Upaya AS dan sekutunya sementara waktu dapat menyeimbangkan kekurangan pasokan pada 2022, tetapi itu mungkin bukan solusi jangka panjang," kata analis pasar CMC Markets APAC & Kanada Tina Teng dalam sebuah catatan.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya