Luhut pun membagikan momen perpisahan farewell party untuk mengajak anak, menantu, cucu untuk memberikan pelukan dan salam terakhir kepada ARTnya.
“Beliau (ART) yang bukan hanya seorang ART di rumah kami, tetapi juga bagian dari keluarga ini. Sekaligus saya ingin anak-anak dan cucu saya belajar bagaimana kita harus mengapresiasi dan berterima kasih kepada setiap orang yang membantu dan setia kepada kita, terlepas dari jabatan dan kedudukan sosial mereka,” katanya.
Luhut tidak akan pernah lupa jasa Mbak Sur. “Selamat jalan Mbak Sur, saya tidak akan pernah lupa bahwa saya punya utang budi kepada Mbak. Karena kesetiaan yang begitu besar dengan bekerja mengantikan saya di rumah tanga dalam membantu pekerjaan domestik yang juga merupakan tanggung jawab saya, namun saya harus tinggalkan karena tugas dan pekerjaan,” tulisnya.
“Semoga silaturahmi dan rasa kekeluargaan ini akan terus berlanjut sampai kapanpun. We will miss you,” tandas Luhut.
(Dani Jumadil Akhir)