Teladani RA Kartini, 20 Women Leader di BNI Didapuk jadi "Game Changer"

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis
Jum'at 22 April 2022 14:07 WIB
Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati tengah melakukan kunjungan Bazar UMKM Perempuan Binaan BNI dalam Peringatan Hari Kartini Bersama Srikandi BNI pada Kamis (21/4/2022)
Share :

Jakarta-Menjadi perempuan berarti membangun peradaban, menjadi sosok inspiratif dalam ragam yang lebih strategis. Bagaimana tidak, perempuan dapat bekerja, melakukan pekerjaan domestik hingga mendidik anak sekolah untuk belajar dari rumah akibat fenomena pandemi. Hanya ada satu makna untuk merangkum itu semua, para perempuan merupakan Game Changer.

Multiperan ini juga berlaku bagi mereka dalam suatu pekerjaan, jadi bagian dari satu perusahaan besar seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di BUMN mereka disebut sebagai Srikandi BUMN yang membawa hasrat (passion) di setiap pekerjaan yang mereka lakukan. Proses inilah, yang ditanamkan dan dipegang teguh dalam setiap hati Srikandi BNI yang menjalankan fungsinya secara menyeluruh dari dan di Kementerian BUMN (KBUMN).

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) meyakini, jika tradisi besar seorang Kartini sebagai pendobrak perubahan harus diberi ruang. Kesempatan seluas-luasnya ini diciptakan dan diberikan BNI bagi sejumlah perempuan berprestasi dalam perusahaan, yang ikut menopang pertumbuhan BNI yang secara berkelanjutan.

Pengurus Srikandi BNI pada kesempatan ini mengundang secara khusus 20 Women Leader Terpilih dari seluruh kantor wilayah BNI dan divisi di Indonesia pada Hari Kartini 2022. Pelatihan peningkatan kemampuan diri akan diberikan kepada mereka diantaranya Professional Grooming, Personal Branding, Public Speaking, Beauty Class, Catwalk & Fashion Show.

Menyampaikan apresiasi, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar berpesan terhadap 20 Srikandi BNI tersebut agar melayani para nasabah dengan baik, turut menjadikan BNI sebagai Bank Partner.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya