Cerita Kepala Terminal Merak Hadapi Mudik Lebaran 2022

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Senin 09 Mei 2022 10:30 WIB
Cerita Kepala Terminal Merak saat Lebaran 2022. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pada tahun 2022 pemerintah mengumumkan bahwa masyarakat kembali diperbolehkan untuk merayakan Idulfitri 1443 Hijriah seperti sebelum pandemi Covid-19.

Kabar tersebut memang menjadi kabar gembira untuk masyarakat dan pegiat ekonomi.

Meski demikian, kabar diperbolehkannya mudik membuat Kepala Terminal Terpadu Merak (TTM), Alam Suryawijaya mengungkit kembali gambaran-gambaran situasi mudik pada tahun 2019 yang lalu.

 BACA JUGA:Dua Pencuri Modus Tawarkan Travel di Terminal Merak Dibekuk Polisi

"Saya tuh karena ada statement boleh mudik jadi pikiran saya kayak 2019 gitu, wih rame ini kayaknya nih," ujar Alam kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (9/6/2022).

Hal tersebut membuat Alam selalu terbayang situasi terminal Merak yang tidak kondusif akibatnya banyak penumpang dan menunggu antrean kedatangan bus.

"Jadi kalau saya tidur, melihat jam 2 dan jam 3 malam, baru kita tidur, nanti bangun lagi pagi untuk cek rame atau tidak, jadi pikiran saya ke sana terus," sambungnya.

Alam melihat ketika tahun 2019 sebelum adanya pandemi saja Terminal Terpadu Merak sudah sangat ramai.

Pikirnya setelah dua tahun ada larangan mudik karena alasan pandemi, tentu jumlah pemudik bakal lebih banyak jika dibandingkan tahun 2019.

Hal tersebut juga disebutkan oleh pemerintah yang memperkirakan jumlah pemudik tahun 2022 ini akan lebih banyak jika dibandingkan dengan musim-musim mudik sebelumnya.

 BACA JUGA:Puncak Arus Balik Mudik di Pelabuhan Merak, Begini Rekayasa Lantasnya

"Kalau tahun 2019 sekali turun (kapal) itu 600 orang," katanya.

Jumlah tersebut bukan jumlah total keseluruhan harian, namun hanya dalam satu waktu bongkaran kapal.

Bahkan, dia memberikan data pada tanggal 6 Mei 2019 jumlah penumpang naik dari Terminal Merak dalam satu hari, sebanyak 16.285 orang.

"Waktu 2019 itu penuh ini terminal, jadi lautan manusia," ucapnya.

"Tapi Alhamdulillah, tahun ini masih terkendali, memang jumlahnya juga lebih sedikit jika dibandingkan dengan tahun 2019," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya