Selain itu, Luhut menyebut bahwa kondisi pandemi yang disebabkan oleh varian Omicron di Indonesia terlihat terus membaik ini terjadi berkat langkah-langkah pengendalian yang dilakukan secara efektif.
Sehingga juga tetap menjaga kinerja perekonomian Indonesia hingga hari ini.
"Kinerja pertumbuhan ekonomi Q1 tetap pada posisi yang kuat, tumbuh 5,01 persen, didukung oleh kinerja konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor yang solid meski dihadapkan pada tekanan varian omicron. Angka ini relatif baik dibandingkan dengan negara-negara dunia," ungkapnya.
(Taufik Fajar)