Petani Jadi Korban Larangan Ekspor CPO

Athika Rahma, Jurnalis
Kamis 19 Mei 2022 13:36 WIB
Larangan ekspor cpo sangat merugikan petani (Foto: Antara)
Share :

JAKARTA – Larangan ekspor CPO menyulitkan petani sawit. Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun menilai pemerintah harus segera membuka kembali ekspor CPO dan turunannya.

Larangan ekspor CPO dan turunannya tersebut menurutnya telah merugikan petani sawit. Menurutnya jika harga sawit semakin anjlok, petani bisa kembali miskin. Para petani sawit yang hasil panennya tidak laku membusuk sehingga harus dibuang. Mau tak mau, mereka menanggung kerugian.

"Jadi pemerintah harus melihat itu, ini dampak kebijakannya begini, harus ada kajian kan enggak bisa sesuka-suka. Jangan petani yang jadi korban,” tegas Rudi, dikutip Kamis (19/5/2022).

Rudi menambahkan, saat ini petani sawit mengalami kerugian yang besar. Selain karena harga tandan buah segar (TBS) yang bisa mencapai Rp1.000 per kilogram, petani sawit kini juga mengalami kesulitan dalam menjual TBS dikarenakan pabrik-pabrik yang belum bisa menerima kembali TBS dari petani karena kelebihan stok.

"Jadi ketika menekan satu atau sekelompok pengusaha agar menormalkan CPO, jangan juga dikorbankan petani-petani kecil yang sejumlah 20 juta lagi. Akhirnya harga TBS anjlok, enggak laku di tingkat-tingkat pabrik dan tingkat-tingkat desa, kecamatan, jadi sekarang petani sawit resah, akhirnya muncullah demonstrasi. Berapa petani sawit yang rugi dari penurunan larangan ekspor? (Ini) harus dipikirkan," imbuhnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya