JAKARTA - Viral video pegawai pajak dipukul atasannya karena masalah pekerjaan. Video pemukulan pegawai pajak tersebut diposting akun Instagram @bekasi_24_jam pada Selasa (7/6/2022).
Dalam video itu pun terlihat seorang pria yang mengenakan baju putih memukul pria di depannya hingga jatuh tersungkur.
Berikut adalah fakta pemukulan pegawai pajak yang dirangkum Okezone, Sabtu (11/6/2022).
1. DJP Tidak Mentoleransi Kekerasan
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu buka suara terkait adanya kejadian pemukulan pegawai DJP di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bekasi Utara pada hari Senin, 6 Juni 2022.
“Selain menyayangkan, kami nyatakan bahwa kami tidak menoleransi kekerasan,” ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Neilmaldrin Noor, Rabu (8/6/2022).
2. Kronologi
Neilmaldrin menjelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula dari adanya kesalahpahaman antara atasan dan bawahan terkait pekerjaan yang memicu perdebatan.
"Atasan dari pegawai yang bersangkutan hilang kendali hingga memukulnya sampai terjatuh," tuturnya.
3. Sanksi Berat
Kemenkeu sedang menangani kejadian tersebut dengan melakukan tindakan pemeriksaan terhadap pelaku.
“Kami telah menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan, dan bila sudah ada hasilnya akan ditindaklanjuti dengan penerapan sanksi kepegawaian,” ujar Neilmaldrin Noor.
4. Kondisi Korban
Terkait kondisi pegawai yang mengalami pemukulan, pegawai yang bersangkutan sudah ditangani dan dirawat dengan baik sehingga kondisinya saat ini baik.
“Kondiisinya dalam keadaan baik,” ujar Neilmaldrin.
5. Korban Cabut Laporan Kepolisian
Kasus pemukulan pegawai pajak DH (39) oleh atasannya sendiri MAZ (48) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Bekasi Utara, Kota Bekasi berujung damai. Korban DH belakangan melakukan pencabutan laporan yang sebelumnya dilayangkan ke Polsek Bekasi Timur.
Kapolsek Bekasi Timur, AKP Ridha Poetera Aditya mengatakan pencabutan laporan dilakukan oleh korban setelah polisi melakukan pemanggilan kepada kedua belah pihak.
6. Kedua Pihak Sepakat Damai
Kasus ini berakhir damai setelah kedua belah pihak sepakat melakukan musyawarah. Korban DH (39) mencabut laporan yang dilayangkan terhadap pelaku MAZ (48) di Polsek Bekasi Timur.
“Saat ini kedua belah pihak telah menyepakati musyawarah dan kesepakatan untuk berdamai dan yang bersangkutan dalam hal ini saudara DH selaku korban tidak akan melanjutkan ataupun sudah mencabut laporan,” kata Kapolsek Bekasi Timur, AKP Ridha Poetera Aditya, Rabu (8/6/2022).
Menurut Ridha pemukulan itu dilakukan secara spontan karena pelaku mengalami emosi sesaat. Dia juga menjelaskan bahwa kondisi korban sudah membaik setelah sempat dilarikan ke rumah sakit menyusul pemukulan tersebut.
7. Komen Netizen
Video aksi pemukulan yang beredar ini pun akhirnya viral dan mendapat banyak komentar netizen.
"Ya Allah," tulis akun @novaparamitha7.
"Haduh serem," sambung @riekanur12.
"Auto pecat," tambah @ucin_official.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)