Harga Minyak Tembus USD120/Barel, Simak Penjelasan Mantan Menteri ESDM

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 11 Juni 2022 08:31 WIB
Minyak dunia. (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA - Mantan Menteri ESDM Arcandra Tahar mengungkapkan alasannya harga minyak dunia tinggi.

Dikutip dari laman resmi akun Instagramnya @arcandra.tahar pada Jumat (10/6/2022), dia menyebut kini harga energi di seluruh dunia kian naik setelah pandemi Covid-19 mereda.

"Sejumlah lembaga ekonomi dunia memprediksi bahwa harga minyak yang saat ini berkisar antara USD 110 - USD 120 per barel, masih bisa melonjak tinggi," tulisnya.

 BACA JUGA:Harga Minyak Turun tapi Masih di Atas USD120/Barel

Dia mencontohkan Goldman Sachs misalnya, menaksir rata-rata harga minyak Brent pada semester II-2022 hingga semester I-2023 akan berkisar USD135 per barel.

"Perusahaan minyak dunia juga memperkirakan potensi kenaikan minyak dunia masih bisa naik sekitar USD10 per barel dari harga rata-rata saat ini," jelasnya.

Adapun penyebab dari kenaikan harga energi itu disebutnya karena beberapa faktor.

"Pertama, perang Rusia-Ukraina telah menyebabkan pasokan minyak ke pasar global berkurang," cetusnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya