Menurutnya, pendaftarannya sangat mudah karena dilakukan melalui online.
Namun, ada biaya yang memang harus dikeluarkan, itu jadi salah satu penyebab.
"Makanya kita ajarkan, selalu rutin bikin webinar, bahkan kalau perlu tim kami di GP jamu itu bertanya langsung silahkan. Bahkan, bukan hanya industri jamu yang banyak konslutasi tetapi juga dari industri lain, makanan, minuman yang kebetulan kenal kami juga kita bantu untuk bagaimana memahami mendaftarkan itu pokoknya sangat mudah sekali, cuma memang ada biaya ya," jelasnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa telah memberikan permohonan kepada beberapa kementerian untuk membantu pembiayaan terutama untuk mendaftarkan merk dagang.
"Untuk industri-industri kecil, UMKM yang kecil itu kita juga mohonkan dibantu untuk bantuan biaya pendaftarannya dari beberapa pihak misalnya dari Kemenperin atau dari programnya di beberapa tempat seperti biasa sih Kemenperin ya atau dari Kementerian Koperasi untuk binaan mereka yang kecil-kecil itu kan harus juga terdaftar," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)