Untuk kategori konsumsi, nilainya mencapai USD1,52 miliar atau turun 10,77%.
Kemudian untuk kategori bahan baku/penolong, nilainya mencapai USD14,66 miliar atau turun 5,62%.
Sementara untuk kategori barang modal nilainya mencapai USD2,44 miliar atau turun 3,62%.
"Peran golongan bahan baku/penolong ialah sebesar 78,77% dari total impor Mei 2022," jelasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)