RI Jadi Mitra Strategis Jerman dalam Penyelesaian Berbagai Isu dan Tantangan Global

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis
Jum'at 17 Juni 2022 10:56 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)
Share :

Presiden Steinmeier juga menyambut baik kolaborasi yang dibangun antara Indonesia dan Jerman. “Di tengah-tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dan politik global, Jerman mengharapkan Indonesia sebagai mitra strategis guna menyelesaikan berbagai tantangan global,” tutur Presiden Steinmeier.

Setelah pertemuan, Presiden Steinmeier bersama Menko Airlangga dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi exhibition booth yang menampilkan inovasi industri perusahaan kedua negara.

Sebelumnya, sejumlah pejabat senior Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi, menerima Delegasi Bisnis Jerman yang dipimpin oleh State Secretary Kementerian Ekonomi dan Aksi Iklim Jerman, Anja Hajduk.

“Sebagai Presidensi G20 dan G7, diharapkan Indonesia dan Jerman dapat menjadi mitra dalam mengatasi perubahan iklim dan mempercepat transisi energi,” ujar Secretary Anja.

Dalam kesempatan tersebut, Secretary Anja juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan Hannover Messe tahun lalu telah diselenggarakan dengan sukses dan diharapkan bisa terus berlanjut ke depannya. Jerman juga menyambut baik Indonesia yang kembali menjadi Official Partner Country pada Hannover Messe 2023.

Lebih lanjut, kedua pihak sepakat untuk mendorong pembentukan platform mekanisme bilateral di bidang ekonomi, perdagangan dan investasi atau Joint Economic and Investment Committee Indonesia - Jerman dalam mendukung upaya peningkatan kerja sama di bidang tersebut.

Tim Asistensi Menko Perekonomian Raden Pardede juga memberikan gambaran strategi kebijakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia. Pemulihan ekonomi nasional Indonesia dilakukan dengan proses transformasi ekonomi dan didukung dengan implementasi Undang-Undang Cipta Kerja untuk menyederhanakan birokrasi dan menciptakan nilai tambah bagi komoditas ekspor.

Dalam kegiatan ini, Indonesia juga menawarkan beberapa sektor potensial yang bisa dikerjasamakan dengan perusahaan Jerman antara lain kerja sama dengan skema Pubic Private Partnership (PPP) untuk proyek-proyek dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti di sektor infrastruktur berupa jalan tol, water supply, listrik, waste to energy, serta tak terkecuali di sektor kesehatan.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional menerima Delegasi Bisnis Jerman bersama Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang, Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum dan Ketahanan Ekonomi, Tim Asistensi Menko Perekonomian, dan sejumlah Staf Khusus Menko Perekonomian.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya