JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo membuka workshop diskusi rangkaian penyelenggaraan acara G20 dengan tema Gap Analysis on Food Loss and Waste Indices. Acara tersebut di ikuti oleh para perwakilan negara yang menjadi anggota G20 yang dilakukan secara virtual.
Mentan Syahrul Yasin Limpo menjelaskan penahanan Food Loss and food waste merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan ketersediaan pangan dan ketahanan pangan nasional maupun global.
"Isu itu kini menjadi penting ditengah ancaman global, hasil kajiaan FAO menunjukkan sepertiga bahan pangan yang di produksi dunia terbuang dan menjadi sampah yang tidak dapat di daur ulang," ujar Mentan dalam sambutanya saat membuka acara tersebut, Selasa (21/6/2022).
Mentan mengharapkan melalui workshop tersebut dapat merumuskan strategi yang kongkret untuk mengurangi jumlah bahan makanan yang rusak (food loss) maupun makan jadi yang terbuang (food waste).
"Dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim, Workshop on Gap Analysis on Food Loss and Waste Indices ini, secara resmi saya buka," kata Mentan SYL.
Mentan menegaskan, jangan sampai kegiatan workshop yang dilakukan hanya berhenti pada sesi diskusi. Namun harus berhasil menemukan pertukaran pengetahuan dan deskripsi pengalaman melaksanakan kegiatan sejenis, anatara Indonesia dengan negara-negara anggota G20.