Beli Minyak Goreng Curah KTP hingga PeduliLindungi, Pembeli Takut Data Disalahgunakan

Advenia Elisabeth, Jurnalis
Senin 27 Juni 2022 18:12 WIB
Minyak goreng curah. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah akan memberlakukan pembelian minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liter menggunakan PeduliLindungi atau Nomor Induk Kependudukan (KTP) pada 11 Juli 2022 mendatang.

Menanggapi hal itu, pembeli minyak goreng curah di Pasar Kramat Jati, Jakarta mengaku keberatan jika pembelian harus menggunakan Nomor Induk Kependudukan NIK.

Seperti contohnya Jefri, pembeli minyak goreng curah yang sudah menggunakan KTP pada program MigorRakyat.

 BACA JUGA:Pembelian Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Persulit Pedagang?

Dia merasa khawatir jika data pribadinya disalahgunakan untuk hal lain. Di tambah lagi apabila nanti menggunakan PeduliLindungi.

"Saya saat ini kalau beli minyak goreng curah pakai KTP. Sudah lama saya pakai sistem itu. Sebenarnya saya keberatan jika harus menunjukkan KTP buat beli minyak goreng. Takut data saya disalahgunakan. Kan kita nggak ada yang tahu ya," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (27/6/2022).

"Pakai KTP tuh ribet sebenarnya, tapi mau bagaimana lagi? Demi dapat yang murah. Maunya sih yang gampang-gampang aja. Beli langsung terus dapat barangnya. Nggak usah lagi pakai tambah PeduliLindungi, ribet," tambahnya.

Tak hanya pembeli yang mengeluhkan penggunaan KTP pada program minyak goreng curah. Penjual pun demikian.

"Pengennya sih nggak usah pakai KTP lagi ya di kebijakan yang baru. Karna ribet harus foto-fotoin satu-satu. Sekarang saya sedang jalanin program sebelumnya, yang lewat Indomarco. Itu saja anak saya di rumah juga harus rekap buat laporan ke Indomarconya," beber penjual bernama Jesika.

Terkait kebijakan pembelian minyak goreng curah menggunakan PeduliLindungi, Jesika berharap hal itu bisa dikaji ulang dan bisa kembali tanpa menggunakan persyaratan.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya