BALI - Menteri Keuangan AS Janet Yellen akan menghadiri pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral atau Finance Ministers Central Bank Governor (FMCBG) G20 Indonesia. Yellen bakal menyoroti dampak perang Rusia terhadap perekonomian.
"Kami juga akan melanjutkan percakapan kami tentang apa yang dapat kami lakukan bersama untuk membantu orang lain di seluruh dunia yang terkena dampak perang Rusia," kata Yellen di Nusa Dua, Jumat (15/7/2022).
Baca Juga: Menkeu AS Janet Yallen Sebut Rusia Biang Kerok Krisis Dunia
Dampak perang Rusia, lanjutnya, termasuk ancaman krisis energi dan pangan. Menurutnya, rakyat AS sangat merasakan dampak dari perang Rusia karena berpengaruh terhadap kenaikan harga bensin hingga bahan pokok.
"Di G20 kita dapat membuat ekonomi dan rantai pasokan kita lebih kuat dan lebih tangguh serta menghindari gangguan harga mahal yang telah mendorong inflasi di Amerika dan secara global," imbuhnya.
Baca Juga: Impian Bu Tien dan Pak Soeharto Bangun TMII 47 Tahun Lalu, Kini Disiapkan Jadi Lokasi G20
Sebelumnya, Janet Yellen menuding kenaikan inflasi AS karena ulah Rusia yang memulai perang. Menurutnya, perang membuat gejolak harga minyak dunia dan berimbas pada harga bensin di AS.
"Itu tercermin dalam data CPI kemarin, yang menunjukkan hampir setengah dari kenaikan berasal dari harga energi yang lebih tinggi. inflasi di Amerika Serikat tetap sangat tinggi," kata dia.