Sejarah Istilah Phishing yang Dikenal Sejak 1996

Ajeng Wirachmi, Jurnalis
Rabu 20 Juli 2022 17:01 WIB
Istilah phising (Foto: The Standart)
Share :

Penjebak atau pelaku phising disebut sebagai phisher. Selain surel, phisher ini menggunakan banner atau tampilan di internet (seperti pop-up) yang menarik perhatian para pengguna untuk menekan laman tersebut dan memasukkan berbagai data pribadi rahasia miliknya.

Dalam Jurnal Ilmiah Saintikom bertajuk ‘phising Sebagai Salah Satu Bentuk Ancaman dalam Dunia Cyber’, dibeberkan teknik-teknik phising yang ramai digunakan phisher. Pertama adalah aplikasi berbagi pesan atau pesan instan. Pada poin ini, pengguna biasanya menerima pesan dengan tautan yang menuntun ke sebuah laman palsu. Jika dibandingkan dengan laman asli, laman palsu tersebut mempunyai kemiripan yang sangat tinggi dan hampir tak ada beda.

Teknik lain yang juga dikenal adalah email spoofing dan malware phising. Untuk email spoofing, phisher akan mengirimkan surat elektronik (surel) ke jutaan pengguna dan mengikuti kalimat isi milik institusi resmi.

Apabila mendapatkan surel seperti ini, penerima harus benar-benar jeli dalam melihat dan melakukan verifikasi. Sebab, teknik tersebut merupakan yang sering digunakan dan banyak pula menjaring korban. Surel tersebut berisi permintaan untuk mengirimkan informasi terkait kartu kredit, password, dan mengunduh formulir tertentu.

Kemudian, teknik malware phising, di mana penipuan ini melibatkan malware pada komputer. Malware atau Malicious Software sendiri merupakan perangkat lunak yang memiliki kemampuan untuk menghapus, merusak, mencuri, menyembunyikan, dan mengonsumsi sumber daya lain dengan menyusup ke sistem komputer tanpa izin dari pemilik.

Maka dari itu, pengguna diharapkan menghindari penggunaan program bajakan dan harus selalu memperbaharui perangkat lunak serta mesin pencari atau browser dengan penggunaan antivirus.

Modus lain dalam phising yang juga tengah marak terjadi adalah phisher menyamar sebagai petugas call center bank. Pemalsuan diri sebagai call center itu diimbangi dengan laman palsu bank yang dibuat sangat mirip dengan aslinya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya