"Apa saja yang digunakan tidak sesuai peruntukan pengadaan armada rice truk, kurang lebih Rp2 miliar, untuk program big food bus Rp2,8 m, kemudian pembagunan pesantren peradaban Tasikmalaya Rp8,7 miliar, untuk koperasi syariah 212 kurang lebih Rp10 miliar, untuk dana talangan CV CUN Rp3 miliar, dana talangan sebuah PT MGBS Rp7,8 miliar. Total semua Rp34.573.069.200," papar Helfi.
Mengintip gaji 4 petinggi ACT yang resmi jadi tersangka penyelewengan dana yang membuat heboh masyarakat. Diketahui berdasarkan halaman resminya, ACT berdiri sejak 21 April 2005, sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan dan memiliki berbagai kegiatan tanggap darurat hingga program pemulihan pascabencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, serta program berbasis spiritual seperti Qurban, Zakat dan Wakaf.
Berdasarkan halaman resminya ACT didukung oleh donatur publik dari masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap permasalahan kemanusiaan dan juga partisipasi perusahaan melalui program kemitraan dan Corporate Social Responsibility (CSR)
ACT juga menuliskan bahwa pihaknya secara rutin memberikan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik kepada donatur dan pemangku kepentingan lainnya.
Bahkan jangkauan ACT sudah sampai ke 22 negara di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, Indocina hingga Eropa Timur. (RIN)
(Rani Hardjanti)