Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Raup Laba Rp20,26 Miliar, Tumbuh 67%

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis
Rabu 03 Agustus 2022 09:31 WIB
Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)
Share :

Allan menjelaskan bahwa, peningkatan nilai aset perseroan sepanjang semester pertama didorong oleh peningkatan jumlah persediaan, piutang usaha, serta uang muka pembelian.

Sementara itu, peningkatan liabilitas terjadi antara lain karena adanya peningkatan pinjaman bank jangka pendek, peningkatan hutang usaha, serta beban yang harus dibayar kepada pihak ketiga.

“Peningkatan pada aset maupun liabilitas ini, disebabkan oleh adanya peningkatan aktivitas bisnis perseroan,” ucapnya.

Dia berharap, pencapaian tersebut dapat terus berlanjut hingga akhir tahun, sejalan dengan upaya ekspansi yang terus dijalankan perseroan di bidang solusi digital dan dokumen security.

Di samping itu, per tanggal 1 Agustus 2022 saham JTPE mulai diperdagangkan pada pasar tunai dengan nilai nominal baru setelah pelaksanaan stock split atau pemecahan saham 1:4, yang merupakan upaya perseroan untuk meningkatkan likuiditas saham.

“Semoga melalui stock split ini, likuiditas saham JTPE dapat meningkat, sehingga akan lebih banyak investor publik yang tertarik bertransaksi di saham JTPE,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, pemecahan saham JTPE dari nilai nominal saham Rp 20 per saham menjadi Rp5 saham tersebut, dilaksanakan sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan pada tanggal 29 Juni 2022.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya