JAKARTA - Harga mi instan bakal naik tiga kali lipat dalam waktu dekat. Bahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sudah berkali-kali mengingatkan soal mahalnya harga gandum.
Mahalnya gandum akan berpengaruh pada beberapa harga pangan seperti mi dan roti. Dampak perang Ukraina - Rusia telah menyebabkan gangguan pada rantai pasok global. Hal tersebut praktis membuat harga komoditas melambung tinggi.
Berikut adalah fakta naiknya harga mi instan yang dirangkum Okezone, Sabtu (13/8/2022).
1. Mentan minta maaf
Mentan menjelaskan saat ini pasokan gandum Ukraina yang menjadi bahan baku pembuatan mie instan contohnya mengalami masalah, bahkan dikatakan Mentan, saat ini terdapat kurang lebih 180 juta ton gandum di Ukraina tidak bisa keluar negara.
"Jadi hati-hati yang makan mie banyak dari gandum, besok harganya 3 kali lipat itu, maafkan saya, saya bicara ekstrem saja ini," ujar Mentan pada 8 Agustus 2022.
2. Harga Indomie jadi Rp9.000
Dikutip dari situs resmi Alfamart di Instagram dan website, terpantau harga mi instan merek Indomie dengan ukuran 70 gram harganya Rp3.000 per bungkus.
Jika nantinya harga mi instan naik tiga kali lipat maka harga Indomie ukuran tersebut bisa mencapai Rp9.000 per bungkus.