JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan rencana pemerintah mensinergikan sejumlah moda transportasi di Jakarta dan kawasan industri di Jawa Barat (Jabar).
Transportasi tersebut di antaranya Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dan Commuter Line. Kemudian akan disinergikan dengan Kawasan Industri Terpadu (KIT), Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati, dan kawasan strategi lainnya.
Baca Juga: Canggihnya Sistem Transportasi di IKN
Pada tahap awal, Dia memastikan MRT tahap I dan II, dan Commuter Line akan diintegrasikan dengan LRT. Ketiganya pun disambungkan dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Proses inipun digodok Kementerian BUMN melalui perusahaan pelat merah dengan Kementerian Perhubungan. Erick mencatat proses koordinasi dirinya dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi masih berlangsung.
Baca Juga: Jumlah Balon Udara di Bumi Tersisa 25, Ini Alasannya
"Sejak awal Pak Presiden, kalau dulu ingat saya di awal-awal berkoordinasi dengan Pak Gubernur DKI, salah satunya bagaimana menyambungkan MRT, Commuter Line yang berkutat di Jakarta dan antara kota, itu harus disinergikan karena itu kita sedang melakukan perubahan nanti, contoh yang namanya kereta api, kita ada KAU, tidak berhenti di Gambar, akan kita bangun fasilitas yang memadai, itu nanti di Manggarai, saya dan Pak Menhub sedang melakukan koordinasi," ungkap Erick saat ditemui di GBK, Senin (29/8/2022).
Erick mencontohkan, LRT akan dibangun di beberapa titik yang nantinya bertemu dengan KCJB. Tak hanya itu, kedua moda itu pun akan disinergikan dengan ruas jalan tol.
"Itu kan juga mulai tembus ke beberapa titik, lalu ada juga yang namanya Kereta Cepat yang ke luar kota. LRT yang keluar kota mungkin jarak dekat, selain menyambungkan dengan tengah, kalau Kereta Cepat tidak mungkin di tengah kota, itu jarak dari kota ke kota lain. Nah ini kita sedang sinergikan agar masing -masing tidak membuat sendiri sendiri," tutur dia
Tahap selanjutnya keseluruhan transportasi akan diintegrasikan dengan sejumlah kawasan di Jawa Barat.
"Cukup di situ? Gak, karena kawasan Jawa Barat, kebetulan BUMN ada, salah satunya kawasan Subang. Lalu, industrial estate yang sangat bagus dan sedang lagi maksimal sekarang, nah di Jawa Barat ada Patimban investasi antara Jepang dan Indonesia," ungkap dia.
(Feby Novalius)