Inggris Belum Akan Ubah Foto Elizabeth II di Mata Uang

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 17 September 2022 17:48 WIB
Gambar Ratu Elizabeth II di mata uang Inggris. (Foto: DW)
Share :

"Butuh waktu sekitar delapan tahun bagi Ratu Elizabeth II untuk muncul di uang kertas pertamanya setelah naik takhta. Rentang waktu yang sama kemungkinan akan terlihat pada Raja Charles III. Kemungkinan besar Bank of England dan Royal Mint telah mempersiapkan pergantian ini, sehingga sudah pasti ada uang yang disisihkan," tambahnya.

Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan bahwa uang kertas saat ini yang menampilkan gambar Yang Mulia Ratu akan terus menjadi alat pembayaran yang sah.

Di mana bank akan menawarkan pembaruan pada mata uang setelah masa berkabung.

CEO The Royal Mint Anne Jessopp mengatakan warisan luar biasa dari raja terlama di Inggris akan hidup selama bertahun-tahun yang akan datang.

Diketahui, Royal Mint memproduksi antara 3 hingga 4 juta koin per hari dan kemungkinan akan melanjutkan produksi potret dan desain saat ini hingga akhir tahun 2022, yang berarti tidak ada pergantian potret Raja Charles III hingga paling cepat 2024.

Ketika uang kertas 50 poundsteling sintetis dikeluarkan pada tahun 2016, perubahan tersebut membutuhkan waktu 16 bulan bagi Bank of England dan menelan biaya sekitar 236 juta poundsterling karena adanya biaya peningkatan dan penggantian mesin swalayan dan ATM.

Adapun Elizabeth II adalah raja pertama yang muncul di uang kertas Bank of England dan citranya diperbarui lima kali seiring bertambahnya usia. Gambar terbaru ratu pada koin, yang dirancang oleh Jody Clark, diterbitkan pada tahun 2015 dan menunjukkan potret Ratu Elizabeth II yang mengenakan mahkota dan anting-anting. Fitur ini terdapat dalam mata uang koin 1, koin 2, uang kertas 20, 50 pound, dan uang tembaga.

Lalu, The Royal Mail mengatakan bahwa perangko yang tidak digunakan akan tetap berlaku untuk digunakan setidaknya sampai akhir tahun 2023.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya