"Karena ke depannya kita ini bicara global Supply chain, kita baru melakukan transformasi 4.0, Amerika sudah loncat lagi, bagaimana Amerika sebuah negara yang selalu bisa melihat visi ke depan, perubahan daripada landscape daripada pertumbuhan ekonomi dan ekonomi secara menyeluruh," tutur Erick.
Dulu, Amerika Serikat bicara soal cara menciptakan mobil, lalu menciptakan komputer, hari ini mereka sudah mendorong pembentukan green industrialisasi. Langkah transformasi besar ini dinilai Erick harus diikuti oleh Indonesia.
"Kalau kita tidak ngikutin, kita tidak menjadi bagian supply di dunia," kata dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)