Pengusaha: Dunia Usaha Tertekan karena Inflasi dan Ancaman Resesi

Advenia Elisabeth, Jurnalis
Selasa 27 September 2022 13:12 WIB
Pengusaha khawatir dengan ancaman inflasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Dunia usaha tertekan dengan kenaikan inflasi dan ancaman resesi ekonomi dunia. Ditambah lagi adanya kenaikan suku bunga Bank Indonesia yang meroket hingga 50 basis points.

Wakil Ketua Umum BPP HIPMI Anggawira mengatakan, hal-hal tersebut memberi tekanan tersendiri kepada dunia usaha. Oleh karena itu, menurutnya, otoritas fiskal dan moneter harus segera membuat suatu formulasi yang tepat kepada pelaku usaha.

"Ini memberi tekanan kepada dunia usaha karena situasi inflasi sekarang juga sudah mulai merangkak naik dan kemarin juga Sri Mulyani menyampaikan bahwa di tahun depan kita harus bersiap-siap menghadapi resesi ditambah lagi juga memang memasuki tahun politik juga di tahun 2023," ungkap Anggawira dalam program Market Review IDX Channel, Selasa (27/9/2022).

"Jadi saya rasa otoritas fiskal dan moneter ini harus membuat suatu formulasi yang cepat dan tepat kepada pelaku usaha agar kondisi positif yang sudah terjadi setelah Covid ini bisa terjaga," sambungnya.

Kendati demikian, Anggawira menuturkan, meskipun Bank Indonesia sudah menetapkan suku bunga 50 bps, dia melihat beberapa perbankan belum menetapkan kenaikan bunga untuk pinjaman dan beberapa aktivitas pelayanan terhadap pelaku usaha.

"Jadi mungkin saya rasa memang cost of fundnya juga harus dikendalikan juga oleh perbankan sehingga memang tetap bisa memberikan suku bunga yang terjangkau kepada pelaku usaha," tuturnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya