Pensiunkan PLTU, RI Targetkan Penurunan Emisi Karbon

Rizky Fauzan, Jurnalis
Senin 10 Oktober 2022 19:35 WIB
Ilustrasi energi (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan target penurunan emisi karbon dari 314 juta ton menjadi 358 juta ton CO2, seiring dengan adanya enhanced Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan bahwa dalam NDC terbaru, pemerintah menetapkan target penurunan emisi yang lebih ambisius di tahun 2030, yakni dari 29% menjadi 31,89% tanpa syarat dengan kemampuan sendiri, serta dari 41% menjadi 43,20% dengan dukungan internasional.

Dia menuturkan, mengatakan target terbaru tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti Paris Agreement.

"Ini menunjukkan optimisme, tetapi juga konsekuensi kita harus melakukan secara bersama-sama. Kita tidak bisa melakukan per sektor dan harus ada semacam orkestrasi, karena ini sangat menantang," ujarnya saat Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2022, Senin (10/10/2022).

 BACA JUGA:Transisi Energi dengan Pensiunkan PLTU Batu Bara, Siapa yang Bayar?

Rida mengatakan, pemerintah akan mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT) agar pengurangan emisi karbon naik dari 160 juta ton menjadi 181,5 juta ton di tahun 2030.

"Dari sisi kenaikan (pengurangan emisi) memang besar dari 314 juta ton (di tahun 2060), catatan saya ini yang baru sampai 358 juta ton atau naik 44 juta ton. Itu kita rencanakan melalui pengembangan EBT yang agresif," paparnya.

Lanjut dia, kenaikan target pengurangan emisi karbon didukung oleh program early retirement atau pensiun dini PLTU sebagaimana tercantum dalam Perpres No 112 Tahun 2022. Dia menyebut program ini akan lebih baik dilaksanakan sebelum tahun 2030.

Rida menambahkan, pertimbangan kenaikan target pengurangan emisi didasari oleh upaya efisiensi energi. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya