Penuhi Syarat tapi BSU Belum Cair, Ini Cara Lapor BLT Subsidi Gaji Rp600.000 Lewat Situs kemnaker.go.id

Noviana Zahra Firdausi, Jurnalis
Senin 10 Oktober 2022 13:12 WIB
Cara Lapor BSU (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Cara melapor BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022 sebesar Rp600.000 yang belum cair. Bagi pekerja yang berhak dan memenuhi syarat tetapi belum mendapatkan BSU Rp600.000 bisa mengadukan melalui cara ini.

Hingga saat ini pencairan BSU memasuki tahap 5 dengan sasaran target 403.461 pekerja. Sementara, BSU secara nasional sudah tersalurkan kepada 8.168.987 orang (63,60%), dengan rincian untuk penerima tahap 1 sebanyak 4.112.052 orang, penerima tahap2 sebanyak 1.607.776 orang, penerima tahap 3 sebanyak 1.357.722 orang, dan penerima tahap 4 sebanyak 1.091.437 orang.

 

Dengan demikian masih ada sekira 6 juta pekerja yang belum mendapatkan BSU 2022 dari target 14.639.675 pekerja.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pernah berujar, jika ada kecurangan pencairan BLT subsidi gaji diharapkan masyarakat dapat melaporkannya secara langsung ke Kementerian Ketenagakerjaan.

"Melalui call center di 1500630 atau melalui website kemnaker.go.id atau siapkerja.go.id," kata Ida dalam diskusi, Jakarta, Selasa 6 September 2022.

BACA JUGA:Cara Cek Data Penerima BSU Tahap 5 Lewat HP, Cair Hari Ini Rp600.000 Masuk Rekening 

Sementara itu, para pekerja yang memenuhi syarat tapi BSU belum cair bisa mengadukan dengan cara ini melalui situs resmi Kemnaker. Berikut caranya:

1. Buka laman https://bsu.kemnaker.go.id/

2. Kemudian klik pusat bantuan

3. Setelah itu diarahkan ke situs https://bantuan.kemnaker.go.id/support/home

4. Pilih Menu Pengaduan, klik Buat Pengaduan, kemudian login dengan akun yang terdaftar

5. Jika belum memiliki akun, maka Anda wajib daftar dengan klik Daftar Sekarang

6. Isi data yang diminta dengan benar, seperti nomor KTP, nama bapak atau ibu kandung, alamat e-mail, nomor handphone, dan password

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya