Tenang! BPOM Pastikan Obat Batuk Buatan India yang Diduga Sebabkan 66 Anak Tewas Tak Terdaftar di RI

Antara, Jurnalis
Selasa 11 Oktober 2022 13:21 WIB
BPOM Pastikan Obat Batuk Buatan India Tak Terdaftar di RI (Foto: Istock)
Share :

JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memastikan empat produk obat batuk sirup mengandung paracetamol yang diduga memicu kematian puluhan anak di Gambia, Afrika Barat, tidak terdaftar di Indonesia.

"Terhadap keempat produk yang diberitakan di Gambia, BPOM telah melakukan penelusuran data dan diketahui bahwa keempat produk tersebut tidak terdaftar di Indonesia," demikian keterangan resmi BPOM yang dikonfirmasi melalui Humas BPOM RI di Jakarta, Selasa (11/10/2022).

BPOM terus melakukan pengawasan secara komprehensif pre market dan post market dari peredaran produk tersebut di Indonesia.

"BPOM terus melakukan pengawasan rutin terhadap produk obat yang beredar," katanya.

Baca Juga: 66 Anak Meninggal di Gambia, Korban Alami Masalah Ginjal Usai Minum Sirup Parasetamol

Dilansir dari Reuters, tidak kurang dari 66 anak di Gambia, Afrika Barat, dilaporkan meninggal dunia usai mengonsumsi obat batuk sirup mengandung paracetamol.

Keempat produk obat batuk sirup tersebut di antaranya Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup, dan Magrip N Cold Syrup.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya