Pengembangan Terminal Kalibaru Priok Diminta Dikaji Ulang, Kenapa?

Heri Purnomo, Jurnalis
Sabtu 15 Oktober 2022 16:04 WIB
Ilustrasi Priok. (Foto: Okezone)
Share :

Hal itu karena kapasitas terpasang pelabuhan Tanjung Priok saat ini juga belum maksimal.

"Yang paling utama adalah bagaimana akses ke dan dari pelabuhan Priok dicarikan solusinya supaya kelancaran arus barang ekspor dan impor serta domestik dapat tercapai untuk daya saing logistik kita," ucap Adil.

Dia menambahkan, hinterland sebagai penyanggah pelabuhan Tanjung Priok saat ini lebih dominan berada disisi timur mulai dari Bekasi hingga Kerawang dan sekitarnya.

Dikarenakan yang diperlukan saat ini adalah akses untuk kelancaran arus barang dari dan ke pelabuhan Priok.

"Soalnya saat ini sudah menjadi suatu momok bagi pengusaha logistik maupun transportasinya jika jelang weekend selalu terjadi kemacetan yang dampaknya ke sosial ekonomi mulai dari kemacetan hingga adanya potensi kejahatan di jalan," paparnya.

Adil juga mengingatkan, bahwa pada awalnya pembangunan proyek New Priok Container Terminal-One (NPCT-1) atau terminal Kalibaru dibangun ada rencana akses yang dihubungkan ke dan dari pelabuhan sehingga tidak mengganggu jalan yang sudah ada atau eksisting yang digunakan oleh seluruh masyarakat pengguna jalan.

"Untuk itu perlu dipikirkan terlebih dahulu bagaimana supaya akses dapat dibangun terkoneksi langsung ke pelabuhan Priok yang akan dikembangkan misal dengan tol Cibitung - Cilincing perlu dibuat sodetan untuk menuju langsung ke pelabuhan NPCT 1 dan NPCT 2 sehingga nantinya truk kontainer tidak menumpuk diarea satu titik," jelas Adil.

Diketahui, PT Pelindo menargetkan kelanjutan proyek terminal Kalibaru pada akhir bulan ini sudah bisa memulai konstruksi. Pembangunan akan dimulai untuk Terminal Container 2 (CT2) senilai Rp 4 triliun, Terminal Produk 1, dan sebagian lahan reklamasi Terminal Kontainer 3.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya