Kisah Nauru Dulu Jadi Negara Paling Tajir di Dunia, Kini Termiskin karena Boros

Khairunnisa, Jurnalis
Kamis 20 Oktober 2022 10:57 WIB
Nauru negara paling tajir kini jadi negara termiskin (Foto: Shutterstock)
Share :

Nauru, kemudian menjadi salah satu negara terkecil dan paling terisolasi secara geografis. Tambang fosfat itu, menghasilkan keuntungan yang sangat besar hanya untuk satu tahun saja. Pada 1980, negara itu mendapatkan pemasukan paling sedikit USD123 juta (Rp1,7 triliun/kurs Rp14.200 per dolar).

Pendapatan itu mengangkat Nauru sebagai negara terkaya dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia, mencapai USD27 ribu per tahun, jauh di atas pendapatan per kapita AS pada saat itu yang hanya sebesar USD12,5 ribu.

Sayangnya, penghasilan besar dari tambang fosfat itu disia-siakan tanpa perencanaan. Berbagai fasilitas publik digratiskan dan perumahan juga dipatok dengan harga super rendah.

The Guardian menyebut, serangkaian pemerintah yang korup dan tidak kompeten menemukan cara luar biasa untuk menghilangkan kekayaan negara, termasuk mendanai West End yang membawa bencana berdasarkan kehidupan Leonardo da Vinci.

Pada 2002, Nauru akhirnya tak bisa membayar pinjamannya pada Australia karena devaluasi dolar Australia terhadap dolar AS. GE Capital, yang berutang USD239 juta atau Rp3,3 triliun atas properti yang digadaikan, dikirim ke penerima.

Berbagai aset, termasuk Nauru House 50 lantai di Collins Street, Melbourne, Downtowner Motel di Carlton dan Mercure Hotel di Sydney, sudah digadaikan atas utang-utang itu.

Bertahun-tahun, kemiskinan menyandera Nauru yang kehabisan uang. Bank sentralnya bangkrut, real estatnya diambil alih, hingga pesawatnya yang disita dari bandara. Krisis keuangan itu, berbalik dengan cara eksploitasi selama 1990-an.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya