"INRASFF merupakan sistem komunikasi yang cepat untuk menindaklanjuti notifikasi terhadap permasalahan produk ekspor maupun impor," ungkapnya.
Di samping itu, lanjut Putu, perlu dikembangkan metode pengujian residu Etilen Oksida pada produk pangan. Saat ini, di Indonesia, pengujian residu tersebut baru bisa dilakukan oleh laboratorium BPOM.
Sebagai informasi, Sebagai informasi, beberapa bulan ini produk Mie Sedaap ramai ditarik oleh Taiwan, Hong Kong, dan Singapura. Ketiga negara itu menemukan kandungan residu pestisida di sejumlah produk.
Misalnya saja Taiwan, Taiwan Food and Drug Administration (FDA) menemukan kandungan residu pestisida pada produk Mie Sedaap Cup yang masuk ke negara itu. Larangan itu karena kandungan residu pestisida pada produk tersebut disebut berlebihan.
Kemudian, Badan Pangan Singapura (SFA) menarik dua varian Mie Sedaap dari peredaran karena terindikasi mengandung pestisida jenis etilen oksida.
Lalu Center for Foods Safety (CFS) Hong Kong menarik Mie Sedaap goreng rasa Korean Spicy Chicken karena menemukan pestisida, etilen oksida pada mi tersebut.
(Zuhirna Wulan Dilla)