Tantangan tersebut adalah, Covid-19, konflik Rusia-Ukraina, Climate Change, komoditas yang naik, dan cost of living yang saat ini terus mengalami kenaikan.
Shinta menjelaskan bahwa tantangan tersebut saat ini sangat berpengaruh terhadap perekonomian di Indonesia.
"Dan ini yang harus diantisipasi saat ini," lanjutnya.
Terlebih lagi, saat ini Bank Indonesia telah menaikan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,75% pada Oktober 2022.
Jumlah ini merupakan yang tertinggi sejak Maret 2020.
"Ini jelas akan mempengaruhi daya beli masyarakat dan lain lainnya. Jadi ini yang harus kita antisipasi, walaupun perekonomian kita masih baik dibandingkan dengan negara lain, dan kita harus bersiap menghadapi tantangan ke depan terkait adanya badai perfect strom atau 5 C," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)