Padahal menurutnya, jika pengusaha tersebut menggunakan tenaga ahli asing, maka pekerja Indonesia dapat mengambil ilmunya.
Sehingga nantinya tenaga kerja Indonesia bisa bersaing kedepannya.
"Ada yang harus kita pelajari dari orang asing, bagaimana kita mengoperasikan ini. Jadi hal itu tidak ketergantungan pada WNA. Dimana SDM yang menggerakkan teknologi nya itu kita ini masih kalah," katanya.
Lebih lanjut, Herryanto juga mengingatkan kepada para pelajar dan pekerja untuk dapat terus belajar dari tenaga ahli asing terkait pengoperasian teknologi.
(Zuhirna Wulan Dilla)