JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di Markas Besar PBB, New York, untuk membahas berbagai dinamika geopolitik, dampak krisis global, dan perkembangan persiapan penyelenggaraan KTT G20 di Bali.
Menko Airlangga juga memaparkan berbagai perkembangan penting dalam pertemuan G20 selama ini.
"Indonesia berkomitmen dalam memperjuangkan ketiga agenda utama G20 tahun ini yakni Global Health Architecture, Digital Economy Transformation, serta Energy Transition,” ungkapnya sebagaimana dikutip dari keterangan resmi, di Jakarta, Jumat (28/10/2022).
Komitmen negara-negara G20 dalam Financial Intermediary Fund (FIF) untuk Pandemic Prevention, Preparedness, and Response (PPPR) diwujudkan melalui peningkatan alokasi pendanaan.
“Di dalam negeri, Indonesia telah memprioritaskan agenda transisi energi dengan mengejar berbagai program seperti dekarbonisasi melalui coal-phase out, hydro power plant serta penjajakan kerja sama Carbon-Capture Utilization Storage (CCUS),” imbuhnya.
Dalam pembicaraan menyangkut krisis global, Menko Airlangga menyampaikan bahwa ketahanan pangan Indonesia dinilai relatif kuat dengan adanya surplus produksi pangan dan ketersediaan pupuk untuk kedepannya.