JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara paling rentan terhadap perubahan iklim. Hal ini dikarenakan Indonesia negara kepulauan terbesar dengan dataran rendah dan pulau-pulau kecil yang luas.
"Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak negatif perubahan iklim," kata Luhut dalam acara Net Zero Summit and B20 Investment Forum Opening Ceremony yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN Indonesia) di Bali, Jumat, (11/11/2022).
Oleh karena itu, Luhut mengatakan Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi dan mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060.
Adapun dalam pelaksanaan komitmen tersebut, Luhut juga mengatakan Indonesia akan menyeimbangkan target emisi dengan target pembangunan ekonomi.
"Indonesia perlu melakukan transformasi ekonomi dengan mempromosikan pembangunan berkelanjutan. Urgensi pergeseran menuju ekonomi hijau dan berkelanjutan telah digarisbawahi oleh masyarakat internasional selama beberapa tahun terakhir," katanya.
Luhut menyampaikan, untuk mencapai target tersebut, Indonesia harus mampu membendung pandemi dan memulihkan perekonomian di tengah berbagai tantangan global.
Kemudian, melakukan transformasi ekonomi dari berbasis komoditas menjadi berbasis industri.
"Ditambah dengan meningkatkan efisiensi melalui digitalisasi, memperkuat ketahanan ekonomi melalui peningkatan dana desa, serta mengurangi dampak perubahan iklim melalui dekarbonisasi dan transisi energi," katanya.
(Taufik Fajar)