"Kita membutuhkan sinergitas investasi dan intervensi. Tiap-tiap pemangku kepentingan biasanya memiliki prioritas dan politiknya sendiri. Namun demikian, khusus untuk isu-isu strategis, marilah kita melangkah seiringan dalam hal investasi dan intervensi, melalui suatu rencana aksi atau masterplan yang kita sepakati bersama-sama," jelasnya.
Hadi juga menuturkan agenda Rakor pada hari ini sejatinya adalah merupakan wake up call, bagi seluruh anggota TKPR Jabodetabekpunjur terhadap urgensi penuntasan bottleneck (hambatan/masalah) fundamental.
Dia berharap semua stakeholders yang hadir yakni pemerintah kota, pemerintah daerah, perwakilan kementerian dan lembaga (k/l) dapat bersinergi, berkolaborasi dengan tepat atas masalah yang ada.
Adapun tujuh isu-isu strategis utama yang merundung kawasan Jabodetabekpunjur adalah isu banjir, transportasi dan kemacetan, persampahan dan sanitasi, permukiman kumuh, pengembangan wilayah pesisir dan pantai utara, mitigasi bencana dan penataan kawasan hulu, serta isu penyediaan air baku dan air minum.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)